Urgensi
Membaca
Membaca merupakan suatu kebutuhan. Membaca adalah
kegiatan yang sederhana namun memiliki manfaat yang luar biasa. Bahkan, sebelum
belajar menulis kita harus belajar membaca terlebih dahulu. Melalui membaca
kita dapat menembus cakrawala dunia. Seperti kata pepatah yang mengatakan bahwa
buku adalah gudang ilmu. Secara tersirat kalimat tersebut mengajak kita untuk
gemar membaca. Bayangkan saja bila penduduk di Indonesia ini tidak bisa
membaca. Kebodohan akan merajalela dan tidak menutup kemungkinan bangsa kita
akan dengan mudah dijajah kembali oleh bangsa lain.
Membaca merupakan bagian dari peradaban manusia.
Ilmu pengetahuan dapat dikembangkan melalui aktivitas membaca pula. Hal itu
bisa dilihat dari bagaimana teori-teori para ilmuwan yang selalu dikembangkan
dan dapat diterapkan dalam kehidupan manusia. Perkembangan tersebut tentu tidak
luput dari kegiatan membaca.
Membaca pada hakikatnya dapat meningkatkan
keterampilan berbicara seseorang. Orang yang sering membaca cenderung memiliki
kosakata yang lebih variatif daripada orang yang jarang membaca. Mengapa demikian? Karena dalam proses membaca
terjadi pula proses mengingat kata-kata sehingga dapat memperkaya
perbendaharaan kata pembaca.
Kegemaran membaca perlu ditingkatkan sejak dini.
Apabila sejak kecil anak sudah dibiasakan untuk membaca, maka kebiasaan
tersebut akan terus berlanjut sampai mereka dewasa. Dan hasilnya akan tercipta
generasi-generasi yang cerdas dan kritis. Namun demikian, tidak semua buku
bacaan baik dibaca oleh anak-anak. Ada buku yang ditujukan untuk untuk kalangan
atau usia tertentu saja. Pemilihan buku bacaan untuk anak-anak ini perlu
dilakukan secara lebih selektif agar apa yang diharapkan melalui kegiatan
membaca tersebut dapat tercapai.
Begitu banyak manfaat membaca. Oleh karena itu,
mari kita tanamkan pada diri kita untuk gemar membaca. Ajak orang-orang di
sekitar kita untuk membaca.
(Devy Kalkausari)
(Devy Kalkausari)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar